Tidak semua orang memiliki loyalitas. Tidak semua orang mampu berdedikasi penuh di satu tempat dalam waktu lama. Namun hari ini, kita belajar dari salah satu contoh nyata di antara kita – Mr. Rizki Agus Purnomo.
Mr. Rizki bukan hanya seorang manager, bukan hanya seorang leader, tapi juga bagian dari para “pendiri” yang sudah bersama Masindo sejak awal berdiri. Dia pernah merasakan manisnya omzet tinggi, bahkan hingga 30 juta per minggu, yang membuatnya mampu mewujudkan mimpi-mimpi besarnya: memberangkatkan orang tuanya umroh, membangun rumah untuk mereka, serta menorehkan prestasi sebagai Best Manager 2023.
Namun yang membuatnya luar biasa bukan hanya tentang pencapaian-pencapaian itu. Yang membuatnya luar biasa adalah bagaimana dia tetap setia meski keadaan tidak seindah dulu. Ketika bisnis sedang bagus, dia ada. Ketika bisnis sedang menurun, dia juga tetap ada. Tidak banyak yang seperti ini. Karena di saat orang lain mungkin memilih menyerah dan meninggalkan kapal, Mr. Rizki justru memilih untuk tetap mendayung, tetap berjuang, dan tetap setia.
Teman-teman, bisnis itu siklus. Kadang di atas, kadang di bawah. Tapi satu hal yang pasti, mereka yang bertahan akan selalu sampai di tujuan. Hari ini kita belajar, loyalitas dan dedikasi bukan hanya tentang perusahaan, tapi tentang diri kita sendiri. Tentang bagaimana kita memilih untuk pantang menyerah, terus bergerak, dan menjemput masa depan yang kita impikan.
Jadikan cerita Mr. Rizki sebagai inspirasi. Jika hari ini kita masih berjuang, jangan mundur. Karena mereka yang hari ini setia, kelak akan memetik hasil yang lebih manis daripada sekadar menunggu kesempatan datang dari tempat lain.
Terima kasih, Mr. Rizki. Semoga semangatmu menular ke seluruh tim Masindo di mana pun berada.