Banyak orang bilang, “Orang itu pinter banget ngomongnya, bakat closing tuh”. Padahal faktanya tidak. Di lapangan, yang paling sering closing bukan yang paling cerewet, bukan yang paling pede, dan bukan yang paling bawel. Tapi yang paling rajin melatih skill-nya.
Setiap closing sebenarnya punya pola yang mirip:
Siapa pun bisa belajar pola ini.
Yang nggak bisa dilatih cuma… malas latihan.
Tapi yang:
Skill itu tumbuh kalau dipakai.
Kalau dipakai tiap hari → makin kuat
Kalau ditinggal → melemah
Crew yang tadinya grogi, kaku, atau takut ditolak… banyak yang sekarang jadi mesin closing karena tiap hari mereka latihannya di lapangan.
Bukan “bakat”, tapi:
Kalau kamu merasa belum jago closing, itu bukan kekurangan… itu tanda-nya kamu tinggal latihan lebih banyak sedikit lagi.