Terkadang kesulitan dapat mematahkan kekuatan mentalmu dan membuatmu berada di titik lemah, di mana kamu mungkin merasa kalah dan tidak termotivasi untuk mencoba lebih jauh.
Kegagalan terus-menerus dapat merobek keberanianmu untuk bergerak maju. Tetapi, hidup adalah tentang bangkit setelah jatuh.
Orang akan membencimu, menilaimu, mengguncangmu, dan menghancurkanmu. Tapi, seberapa kuat kamu berdiri itulah yang mendefinisikan dirimu.
Meragukan kemampuan dirimu untuk mengatasi rasa malu, frustrasi, dan menyesal hanya akan membuat rasa sakit karena gagal bertahan lebih lama. Ingatkan pada diri kamu bahwa kamu bisa mengatasi kegagalan. Meskipun itu menyebalkan, kamu bisa menyalurkan rasa kesal itu dengan cara yang produktif.
Setiap kali kamu berhasil bangkit dari masalah dan mengatasi rintangan, secara mental kamu menjadi lebih kuat. Kegagalan menunjukkan bahwa kamu sebenarnya lebih kuat dari apa yang kamu pikirkan. Kamu sebenarnya bisa menanggung sesuatu yang lebih daripada yang pernah kamu bayangkan. Seperti olahraga, setiap kali kamu gagal, ‘otot’ mentalmu jadi lebih kuat.
Ingat, kegagalan itu tidak akan selamanya bertahan dalam dirimu. Ketika kamu memutuskan untuk bangkit, di sanalah keberhasilan akan berada selangkah lebih dekat.
Kamu lebih berani dari yang kamu yakini, lebih kuat dari yang terlihat, lebih pintar dari yang kamu pikirkan dan mencintai lebih dari yang kamu tahu.
Ingat, kamu kuat. Kegagalan, bekas luka, dan kekecewaan bisa membuatmu berani, lebih kuat, dan memberimu kekuatan untuk menghadapi masa-masa sulit.